Tinggal Perlu Hasil Seri, Ancelotti Mau Singkirkan Liverpool dengan Kemenangan

Pencapaian seri melawan Liverpool takkan mengesankan untuk juru tak-tik Napoli, Carlo Ancelotti. Bekas manajer AC Milan tersebut berniat melaju dari paruh grup Liga Champions dengan mengulangi kemenangan melawan tim raksasa Inggris itu.

Di bulan Oktober silam, Napoli sukses merusak harapan publik dengan mendapat hasil positif melawan Liverpool. Berlaga di hadapan fansnya sendiri, Marek Hamsik dkk berhasil unggul dengan score tipis 1-0.

Di hari Rabu (12/12) mendatang, pertandingan antar ke 2 kesebelasan itu bakal kembali berlangsung di kandang Liverpool, Anfield. Pertandingan itu bisa dikatakan krusial, pasalnya bakal jadi penentu buat masa depan keduanya di Liga Champions.

Pencapaian seri telah cukup buat membikin Il Partenopei melaju ke babak berikutnya, serta mendepak Liverpool menuju Liga Europa. Namun, Ancelotti tak berminat buat memburu hasil imbang dan menatap pertandingan dengan tujuan dapat mencuri kemenangan.

“Kami sudah berlaga dengan amat bagus sejauh ini, dan kami punya cukup keuntungan. Kuenya sudah dibikin, tinggal buah cerinya saja,” tutur Ancelotti sebagaimana yang dilansir melalui Goal.

“Kami paham apakah yang dipertaruhkan. Kami mesti membikin langkah terbaru buat melaju dari babak grup. Kami tak hadir ke sini buat main bertahan, tapi buat menurunkan permainan kami – kami mesti memusatkan perhatian dan menyarangkan goal,” tambahnya.

Stadion Anfield tentu saja bakal diisi maksimal oleh suporter setia Liverpool di partai nanti. Tapi, Ancelotti percaya suara suporter Napoli bakal tetap terdengar jelas di telinga anak asuhnya.

“Semuanya paham semangat dari semua fans, namun rasanya menyenangkan dapat memainkan pertandingan di stadion seperti ini,” lanjutnya.

“Anfield merupakan stadion yang mengesankan dengan fans yang bersemangat. Benar bakal tersedia banyak suporter Liverpool, namun bakal tersedia juga 3,000 suporter Napoli di stadion serta 40 juta di seluruh dunia,” tambahnya.

Apabila menelan kekalahan, Napoli nyaris dipastikan bakal tidak berhasil lolos melalui putaran grup. Tapi skenario lain dapat terjadi apabila kesebelasan penghuni peringkat 2, PSG, kalah kala bertandang menuju kandang Red Star Belgrade di hari yang sama.

Leave a Reply